SIRIH MERAH TANAMAN EKSOTIK

SIRIH MERAH TANAMAN EKSOTIK

Friday, 5 December 2008

Benjolan Di Payudara Lenyap.

Desi, 21 tahun, Nusakambangan, Cilacap
Beberapa bulan sebelum melahirkan anak pertamanya, Desi merasakan nyeri di payudara bagian kanan, tetapi tidak dihiraukannya. Desi tidak pernah menduga jika beberapa bulan kemudian di tempat rasa nyeri itu akan muncul benjolan sebesar ibu jari kaki.
Benjolan itu seperti daging keras dan muncul secara tiba-tiba dua bulan setelah melahirkan anak pertamanya.
Kondisi yang dialami itu membuat Desi praktis tidak bisa menyusui anaknya dengan baik. Bagaimana tidak? Tersenggol sedikit saja sakitnya luar biasa. Ada perasaan bersalah yang dalam manakala bayinya merengek kehausan, sedangkan dia tidak mungkin mampu menyusuinya. Akhirnya, bayi Desi lebih banyak dirawat oleh ibunya. Ibu Desi memberikan susu formula untuk mengganti ASI.
Kekhawatiran ibu Desi semakin besar ketika teringat nenek Desi beberapa tahun yang lalu meninggal dunia akibat kanker payudara. Kini, anaknya sendiri mengalami hal yang serupa dengan ibunya. Tentu saja, hal itu semakin membuat ibu Desi gundah-gulana.
Pada akhir bulan Juni 2005, ibu Desi sempat interlokal dari Cilacap, minta waktu untuk bisa bertemu dengan penulis (Bambang Sudewo) di Yogyakarta. Pada keesokan harinya, ibu Desi menelepon lagi dan menceritakan penyakit yang diderita Desi sembari menangis. Karena saat itu penulis ada acara di luar kota sehingga tidak bisa bertemu, penulis memutuskan untuk mengirim kapsul Ekstrak Sirih Merah via jasa paket agar diminum Desi selama dua minggu. Penulis menjanjikan dalam waktu dekat akan mampir ke Nusakambangan, Cilacap, untuk melihat kondisi Desi.
Dalam lima hari pertama setelah meminum Ekstrak Sirih Merah, belum ada tanda-tanda sakitnya berkurang, bahkan Desi mengatakan lewat telepon, denyutan di benjolan payudara kanannya semakin menghebat. Setiap melewati hari ke-10 rasa sakitnya mulai berkurang. Artinya, ada proses membaik pada diri Desi.
Pada minggu kedua ibu Desi minta dikirim lagi kapsul Ekstrak Sirih Merah untuk Desi. Dia juga mengabarkan via telepon bahwa sakit di payudara Desi mulai ada perkembangan membaik. Walupun benjolan di payudara belum mengecil, kondisinya tidak sekeras pada dua minggu sebelumnya. Karenanya, penulis kembali mengirim 60 kapsul Ekstrak Sirih Merah. Paket tersebut diterima keluarga Desi dua hari kemudian.
Pada akhir bulan Juli 2005, penulis benar-benar mampir ke Nusakambangan sebelum ke Jakarta. Desi tidak diberitahu kalau penulis akan datang menemuinya. Saat penulis bertemu dengan ibu Desi di tempat penyeberangan menuju Nusakambangan, ibu Desi sempat menangis haru, senang, dan bahagia. Dia menceritakan kondisi Desi yang positif sembuh. Benjolan di payudara sebesar ibu jari kaki telah menipis dan hanya tinggal bekas keriput memerah setengah mengelupas.
Sesampainya di Nusakambangan, penulis bertemu dengan Desi. Ternyata Desi sudah dapat menggendong bayinya. Bahkan, sudah tiga hari bisa menyusui kembali bidadari kecilnya yang cantik. Mata Desi berkaca-kaca menyambut kedatangan penulis dan mengatakan bahwa sakitnya sudah benar-benar sembuh. Dengan perasan lega, penulis pulang dan meninggalkan Pulau Nusakambangan yang seram, tetapi tidak seseram saat-saat Desi menghadapi hari-hari bersama benjolan dipayudaranya. Kembali Yang Mahakuasa memberikan kesembuhan yang nyata kepada hamban-NYA yang dengan tanpa henti memohon, minta ampunan, dan kesembuhan.
Artikel ini dikutip dari buku: BASMI PENYAKIT DENGAN SIRIH MERAH, karangan: BAMBANG SUDEWO, hal 07 - 09, Cetakan Kelima 2008 Penerbit AgroMedia Pustaka. Dikutip oleh: Perwakilan Banyuwangi – PJ Sekar Kedhaton

HARGA / ONGKOS KIRIM / BONUS

HARGA :

TEH HERBAL SIRIH MERAH (Teh Celup)
Maaf, untuh teh herbal kami tidak jual lagi!


KAPSUL EKSTRAK SIRIH MERAH PLUS
Harga : Rp. 145.000,-

Isi : 60 KAPSUL PER BOTOL

ONGKOS KIRIM : Rp. 10.000,- (P. Jawa), Rp. 20.000,- (Luar P. Jawa)

BONUS :
Kami Bantu Penyembuhan Dengan Terapi Penyembuhan Jarak Jauh.

Copyright © pesonasirihmerah.blogspot.com December 2008.
All Rights Reserved
BANYUWANGI – JAWA TIMUR – INDONESIA